Menggali Semangat Berwirausaha
(Studi Kasus Pada Usaha Kecil dan Menengah di Kota Bandung)
DOI:
https://doi.org/10.56145/jurnalekonomidanbisnis.v4i2.279Keywords:
Semangat Berwirausaha, Usaha Kecil Dan Menengah, Kota BandungAbstract
Semangat berwirausaha merupakan elemen kunci dalam pembangunan ekonomi, terutama di Indonesia di mana Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini berfokus pada pemilik UKM di Kota Bandung untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong semangat berwirausaha. Menggunakan pendekatan studi kasus dengan wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa dukungan keluarga, pendidikan kewirausahaan, pengalaman kerja, motivasi pribadi, dan dukungan komunitas merupakan faktor utama yang mendorong semangat berwirausaha. Dukungan keluarga memberikan rasa aman dan motivasi kuat, sementara pendidikan kewirausahaan dan pengalaman kerja membekali pemilik usaha dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan. Motivasi pribadi untuk mencapai kemandirian finansial dan kepuasan pribadi juga menjadi pendorong signifikan. Selain itu, dukungan dari komunitas kewirausahaan di Bandung menyediakan jaringan sosial dan sumber daya yang memperkuat semangat berwirausaha. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pemerintah, institusi pendidikan, dan komunitas kewirausahaan untuk merancang program-program yang lebih efektif dalam mendukung pengembangan kewirausahaan, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.
References
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (3rd ed.). SAGE Publications.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "what" and "why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227-268.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "what" and "why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227-268.
Erlangga, H., (2020). The challenges of organizational communication in the digital era.
Erlangga, H., (2021). The effect of organizational commitment and work environment on job satisfaction and teachers performance. Turkish Journal of Computer and Mathematics Education, 12(7), 109-117.
Granovetter, M. (1985). Economic action and social structure: The problem of embeddedness. American Journal of Sociology, 91(3), 481-510.
Granovetter, M. (1985). Economic action and social structure: The problem of embeddedness. American Journal of Sociology, 91(3), 481-510.
Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2013). Entrepreneurship (9th ed.). McGraw-Hill Education.
House, J. S. (1981). Work Stress and Social Support. Addison-Wesley.
Kuratko, D. F. (2016). Entrepreneurship: Theory, Process, Practice (10th ed.). Cengage Learning.
Setiawati, N. P. A., et al. (2021). Effect of Technology Acceptance Factors, Website Service Quality and Specific Holdup Cost on Customer Loyalty: A Study in Marketing Departement of Packaging Industry. Annals of the Romanian Society for Cell Biology, 12685-12697.
Shane, S., & Venkataraman, S. (2000). The promise of entrepreneurship as a field of research. Academy of Management Review, 25(1), 217-226.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Heri Erlangga, Ida Hindarsah, Tita Setiawati, Dini Riani, Farid Riadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal EKONOMI DAN BISNIS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
