Peran Strategis Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Keberlanjutan Organisasi melalui Penerapan Triple Bottom Line

Authors

  • Gita Sartika STAI Miftahul Huda Subang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56145/ekonomibisnis.v4i1.155

Keywords:

Manajemen Sumber Daya Manusia, Keberlanjutan Organisasi, Triple Bottom Line

Abstract

Penelitian ini menyelidiki bagaimana manajemen sumber daya manusia (MSDM) dapat mempengaruhi keberlanjutan organisasi dengan menerapkan prinsip Triple Bottom Line (TBL) yang mencakup pertimbangan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Di era globalisasi dan tantangan keberlanjutan yang meningkat, organisasi dituntut untuk tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga pada dampak lingkungan dan sosial mereka. Oleh karena itu, peranan MSDM menjadi sangat krusial karena sumber daya manusia memegang kunci dalam mengimplementasikan dan mendukung inisiatif keberlanjutan. Dalam konteks ini, penelitian kualitatif dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang praktik MSDM yang berorientasi pada keberlanjutan. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan praktisi MSDM dan analisis dokumen memungkinkan identifikasi bagaimana strategi dan praktik MSDM diintegrasikan dengan konsep TBL. Temuan menunjukkan bahwa MSDM berperan penting dalam membentuk budaya organisasi yang berkelanjutan, mengembangkan kapabilitas karyawan untuk inovasi berkelanjutan, dan mempromosikan keterlibatan karyawan dalam inisiatif keberlanjutan.Hasil penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai peran strategis MSDM dalam mendukung keberlanjutan organisasi. Dengan mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial ke dalam praktik MSDM, organisasi dapat memperkuat komitmennya pada keberlanjutan, yang pada akhirnya akan mendukung kinerja jangka panjang mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur dengan menyoroti pentingnya MSDM dalam keberlanjutan organisasi dan menawarkan rekomendasi praktis untuk para praktisi dan akademisi untuk mengadopsi pendekatan MSDM yang berorientasi pada keberlanjutan.

References

Anggusti, I. M., SH, M. M., Toni, N., MM, C., Chanaka, J., Kom, S., & others. (2021). Mengenal Lebih Dekat Sistem Manajemen dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Teori dan Praktik). Merdeka Kreasi Group.

Armstrong, M., Yusron, L., & others. (2021). Pengembangan Sumber Daya Manusia: Handbook Manajemen SDM. Nusamedia.

Basar, N. F., Hamzah, F., & Aisyah, N. (2023). Penerapan Konsep Triple Bottom Line Pada Usaha Ayam Potong UD. Firman di Maros Sulawesi Selatan. Jurnal Akuntansi Kompetif, 6(1), 104–114.

Dewi, I., & Pitriasari, P. (2019). Pengaruh good corporate governance dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan sustainability report. JSMA (Jurnal Sains Manajemen Dan Akuntansi), 11(1), 33–53.

Dyllick, T., & Hockerts, K. (2002). Beyond the business case for corporate sustainability. Business Strategy and the Environment, 11(2), 130–141.

Ehnert, I. (2009). Sustainability and human resource management: reasoning and applications on corporate websites. European Journal of International Management, 3(4), 419–438.

Harto, B. (2022). 3.5 Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Manusia. Pengantar Manajemen Sumber Daya Manusia, 43.

Haryanti, D. (2021). Program Corporate Social Responsibility Kompas Gramedia Berdasarkan Triple Bottom Line. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 4(1), 51–56.

Renwick, D. W. S., Redman, T., & Maguire, S. (2013). Green HRM: teaching and learning guide. International Journal of Management Reviews.

Simarmata, J. (2021). Peran mediasi human capital dan kinerja individu dalam hubungan praktek msdm dengan kinerja organisasi. J-MAS (Jurnal Manajemen Dan Sains), 6(2), 383–390.

Sucipto, S. (2020). Konsep Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dalam Perspektif Syariah (Telaah Perilaku Bisnis dalam Manajemen Sumber Daya Manusia). At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam Dan Muamalah, 8(1), 61–80.

Published

2024-01-31

How to Cite

Sartika, G. (2024). Peran Strategis Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Keberlanjutan Organisasi melalui Penerapan Triple Bottom Line. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(1), 177–188. https://doi.org/10.56145/ekonomibisnis.v4i1.155